Dokter yang bekerja di workstation, operator CCTV, dispatcher, hingga petugas command center dapat menghabiskan sebagian besar shift dengan duduk sambil memantau beberapa layar dan perangkat sekaligus.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan kursi berbeda dari pekerjaan dengan durasi duduk singkat. Kursi perlu mudah disesuaikan, memberikan dukungan pada tubuh, serta memungkinkan pengguna mengubah posisi selama bekerja.
Terlebih pada shared workstation, satu kursi mungkin digunakan oleh beberapa orang dengan tinggi dan proporsi tubuh berbeda. Karena itu, adjustability menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan.
Fitur Kursi Ergonomis untuk Dokter dan Operator
Kursi dengan fitur terbanyak belum tentu menjadi pilihan terbaik. Untuk pekerjaan monitoring dan operasional, prioritaskan fitur yang mudah diatur dan sesuai dengan profil pengguna.
Beberapa fitur yang perlu diperhatikan meliputi:
-
Adjustable Lumbar Support: menyesuaikan titik dukungan pada punggung bawah.
-
Seat Height Adjustment: memudahkan penyesuaian tinggi duduk terhadap meja atau console.
-
Sliding Seat atau Adjustable Seat Depth: menyesuaikan kedalaman dudukan dengan panjang paha.
-
Adjustable Armrest: membantu menyesuaikan posisi lengan ketika menggunakan keyboard, mouse, atau panel.
-
Adjustable Headrest: dapat disesuaikan dengan tinggi pengguna.
-
Reclining atau Tilt: memungkinkan variasi posisi antara bekerja fokus dan bersandar.
-
Breathable Backrest: membantu sirkulasi udara selama penggunaan panjang.
-
Seat Width dan kapasitas beban: perlu sesuai dengan ukuran tubuh pengguna.
-
Base dan Caster stabil: penting untuk mendukung mobilitas di area workstation.
Perusahaan yang sedang menentukan spesifikasi furnitur juga dapat melihat berbagai pilihan kursi ergonomis PEXIO untuk membandingkan fitur berdasarkan kebutuhan operasional.
3 Rekomendasi Kursi Ergonomis PEXIO untuk Shift Panjang
Berikut tiga pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk dokter, operator, maupun workstation monitoring berdasarkan karakter penggunanya.
1. PEXIO Milson Ergonomic Chair

PEXIO Milson Ergonomic Chair cocok dipertimbangkan untuk pengguna yang mengutamakan dudukan empuk dengan adjustment yang lengkap.
Milson direkomendasikan untuk tinggi sekitar 165–190 cm dengan kapasitas maksimal 90 kg. Beberapa fiturnya mencakup:
-
Ultra-Soft Seat dengan teknologi shock absorption.
-
Adjustable Lumbar Support 1D untuk menyesuaikan posisi dukungan pada punggung bawah.
-
Sliding Seat untuk mengatur kedalaman dudukan.
-
Adjustable Headrest 1D yang dapat dinaikkan atau diturunkan.
-
4D Adjustable Armrest dengan beberapa arah penyesuaian.
-
Reclining dengan empat posisi kemiringan.
-
Polyester Mesh Backrest dan dudukan High Density Foam untuk menunjang kenyamanan selama penggunaan panjang.
Kombinasi dudukan lembut dan banyaknya opsi adjustment membuat Milson menarik untuk workstation individual dengan sesi kerja panjang.
2. PEXIO Jervis Ergonomic Chair

Untuk operator yang membutuhkan ruang duduk lebih luas, PEXIO Jervis Ergonomic Chair bisa menjadi alternatif.
Kursi ini dirancang dengan area duduk yang lebih luas dan kapasitas beban yang lebih tinggi dibandingkan kursi ergonomis pada umumnya.
Jervis direkomendasikan untuk pengguna dengan tinggi hingga 180 cm dan memiliki kapasitas beban maksimal 150 kg. Beberapa fitur pendukungnya meliputi:
-
Extra-Wide Seat untuk memberikan ruang duduk yang lebih luas.
-
4D Swing Armrest yang dapat disesuaikan sekaligus dibuka ke samping untuk memberikan ruang gerak tambahan.
-
2D Headrest untuk menyesuaikan posisi sandaran kepala.
-
1D Lumbar Support yang dapat diatur naik dan turun.
-
High-Density Foam Seat untuk memberikan bantalan pada dudukan.
-
Polyester Mesh Backrest untuk membantu sirkulasi udara.
-
Reclining dengan empat posisi penguncian.
Jervis dapat dipertimbangkan ketika perusahaan membutuhkan kursi dengan area duduk dan kapasitas pengguna lebih besar.
3. PEXIO Mike Ergonomic Chair

PEXIO Mike Ergonomic Chair dapat dipertimbangkan untuk shared workstation yang membutuhkan fleksibilitas penyesuaian pada area punggung.
Mike direkomendasikan untuk pengguna dengan tinggi sekitar 155–190 cm dan kapasitas maksimal 90 kg. Salah satu fitur utamanya adalah backrest yang dapat disesuaikan hingga tujuh tingkat untuk mengikuti kebutuhan pengguna dengan proporsi tubuh berbeda.
Fitur Mike meliputi:
-
7-level adjustable backrest untuk menyesuaikan tinggi sandaran dengan posisi punggung pengguna.
-
2D adjustable lumbar support untuk mengatur dukungan pada area punggung bawah.
-
3D adjustable armrest untuk menyesuaikan tinggi dan posisi sandaran tangan.
-
2D adjustable headrest untuk menopang kepala dan leher sesuai kebutuhan.
-
Sliding seat untuk mengatur kedalaman dudukan berdasarkan panjang paha.
-
Reclining dan locking mechanism untuk mengatur kemiringan sandaran serta menguncinya pada posisi tertentu.
-
Pilihan high-density foam seat atau breathable mesh untuk menyesuaikan preferensi bantalan dan sirkulasi udara.
-
Aluminium footbase dan Class 4 gas lift untuk memberikan dukungan dasar yang stabil serta pengaturan ketinggian yang andal.
Rentang tinggi pengguna yang cukup luas serta banyaknya penyesuaian pada backrest, lumbar, armrest, dan dudukan membuat Mike relevan untuk workstation yang digunakan oleh beberapa operator secara bergantian.
Milson, Jervis, atau Mike?
|
Produk |
Cocok Dipertimbangkan Untuk |
Tinggi Pengguna |
Kapasitas |
|
Milson |
Dudukan empuk + adjustment lengkap |
165–190 cm |
90 kg |
|
Jervis |
Ruang duduk dan kapasitas lebih besar |
160–180 cm |
120 kg |
|
Mike |
Shared workstation + penyesuaian backrest lebih fleksibel |
155–190 cm |
90 kg |
Untuk ruang kontrol yang kursinya benar-benar digunakan secara bergantian selama 24 jam sehari, jangan hanya mempertimbangkan kenyamanan. Perusahaan sebaiknya memastikan rating intensive-use, durability, ketentuan warranty, dan apakah kursi memang dirancang untuk continuous multi-shift operation.
Baca Juga:
-
Tips Memilih Kursi Staff Kantor agar Nyaman untuk Kerja Seharian
-
Fitur Kursi Kerja Ergonomis yang Wajib Dimiliki agar Nyaman Duduk Lama
Cara Memilih Kursi untuk Ruang Kontrol
Untuk perusahaan, rumah sakit, command center, maupun fasilitas operasional, pertimbangkan empat faktor berikut.
1. Sesuaikan dengan Durasi Penggunaan
Semakin panjang sesi duduk, semakin penting kemampuan pengguna untuk mengubah posisi. Prioritaskan lumbar support, reclining, seat adjustment, dan armrest yang mudah dioperasikan.
Kursi ergonomis tetap bukan alasan untuk duduk tanpa bergerak sepanjang shift. Perubahan posisi dan pergerakan berkala tetap diperlukan.
2. Pertimbangkan Jumlah dan Ukuran Pengguna
Pada shared workstation, periksa rentang tinggi pengguna, seat depth, seat width, lumbar support, armrest, serta kapasitas berat.
Semakin beragam pengguna, semakin penting pengaturan yang dapat dilakukan dengan cepat ketika pergantian shift.
3. Sesuaikan Material dengan Lingkungan
Mesh Backrest dapat dipertimbangkan ketika airflow menjadi prioritas, sedangkan foam seat memberikan karakter duduk yang lebih berbantalan.
Untuk lingkungan klinis dengan prosedur kebersihan tertentu, pastikan material kursi kompatibel dengan prosedur cleaning fasilitas tersebut.
4. Periksa Mobilitas dan Area Workstation
Caster perlu memberikan keseimbangan antara mobilitas dan stabilitas. Periksa pula permukaan lantai, ruang di antara console, serta jarak pengguna dengan keyboard, mouse, dan panel agar tidak perlu terus-menerus menjangkau ke depan.
Checklist Reset Kursi Setiap Pergantian Shift
Untuk workstation bersama, biasakan reset pengaturan kursi di awal shift:
-
Seat Height Adjustment: Atur kaki hingga mendapat tumpuan yang stabil.
-
Seat Depth Adjustment: Sesuaikan seat depth dengan panjang paha.
-
Lumbar Support Positioning: Posisikan lumbar support pada area punggung bawah.
-
Armrest Adjustment: Atur armrest mengikuti tinggi meja atau console.
-
Headrest Adjustment: Sesuaikan headrest bila digunakan.
-
Reclining Adjustment: Atur reclining sesuai aktivitas.
-
Workstation Proximity: Dekatkan kursi ke workstation.
-
Monitor Positioning: Sesuaikan monitor setelah posisi duduk sudah tepat.
-
Movement Variation: Variasikan posisi dan bergerak secara berkala.
Jangan mengandalkan pengaturan pengguna sebelumnya karena proporsi tubuh setiap operator dapat berbeda.
Pilih Kursi Sesuai Kebutuhan Operasional
Memilih kursi untuk dokter, operator, atau control room bukan sekadar kursi yang terasa paling empuk. Pertimbangan utamanya adalah kesesuaian dengan ukuran tubuh pengguna, kemudahan adjustment, kemampuan mendukung perubahan posisi, serta intensitas penggunaan aktual.
Untuk workstation yang digunakan bergantian, perhatikan pula variasi tinggi dan ukuran tubuh pengguna. Sementara itu, area dengan durasi penggunaan yang panjang perlu mempertimbangkan daya tahan serta kesesuaian kursi dengan pola kerja dan lingkungan operasional.
Jika perusahaan Anda sedang merencanakan pengadaan kursi untuk control room, command center, workstation rumah sakit, monitoring room, atau area operasional lainnya, hubungi tim PEXIO melalui WhatsApp untuk konsultasi seputar kebutuhan pengguna dan pilihan kursi yang sesuai.
Jika ingin mencoba langsung kenyamanan, adjustment, dan kecocokan kursi sebelum menentukan pilihan, Anda juga dapat mengunjungi Showroom PEXIO. Coba beberapa pilihan kursi secara langsung agar lebih mudah menemukan konfigurasi yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pengguna maupun workstation perusahaan.
