This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Sering Duduk di Depan Layar? Ini 3 Kursi Ergonomis Terbaik untuk Desainer & Video Editor

Graphic designer dan video editor tidak hanya duduk untuk mengetik. Dalam satu sesi kerja, Anda bisa berpindah antara keyboard, mouse, drawing tablet, shortcut controller, hingga beberapa monitor sekaligus.

Saat fokus pada detail visual, tubuh juga mudah condong ke depan atau bertahan terlalu lama dalam posisi yang sama. Karena itu, kursi untuk creative professional idealnya bukan sekadar empuk, tetapi memiliki pengaturan yang membantu tubuh mendapatkan dukungan sekaligus lebih mudah berganti posisi.

Berikut tiga kursi ergonomis PEXIO yang dapat dipertimbangkan untuk workstation desain, editing, maupun studio kreatif profesional.

1. PEXIO Regent Executive Ergonomic Chair

Pexio Regent Kursi ergonomis yang nyaman untuk editing

Bagi desainer atau editor yang sering berganti antara editing intensif, review, brainstorming, dan posisi bersandar, PEXIO Regent Executive Ergonomic Chair menawarkan fleksibilitas yang relevan.

Salah satu fitur utamanya adalah Automatic Lumbar Support yang menyesuaikan dukungan punggung bawah mengikuti perubahan postur. Regent juga memiliki 3D armrest yang bisa disesuaikan naik-turun, maju-mundur, dan ke samping.

Fitur tersebut berguna ketika Anda berpindah antara keyboard, mouse, maupun drawing tablet dan membutuhkan posisi lengan yang berbeda.

Regent juga dilengkapi:

  • Sliding Seat untuk menyesuaikan kedalaman dudukan.

  • 3D Adjustable Headrest untuk dukungan kepala dan leher.

  • Full Breathable Mesh yang membantu sirkulasi udara saat bekerja lama.

  • Reclining empat posisi untuk variasi posisi.

  • Integrated Footrest untuk sesi review atau istirahat singkat.

Cocok untuk: creative professional yang aktif berganti posisi selama workflow dan menginginkan lumbar support yang lebih adaptif.

2. PEXIO Oxford Ergonomic Chair

Pexio Oxford kursi ergonomis yang nyaman untuk editing

Jika Anda lebih menyukai kontrol adjustment secara detail, PEXIO Oxford Ergonomic Chair dapat menjadi pilihan.

Oxford dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kontrol penyesuaian yang lebih detail agar posisi duduk tetap optimal selama bekerja dalam waktu lama. Dengan sistem lumbar yang dapat diatur secara fleksibel, kursi ini membantu pengguna menyesuaikan dukungan punggung sesuai kebutuhan masing-masing.

Fitur utama Oxford meliputi:

  • 2D Lumbar Support yang dapat disesuaikan naik-turun dan maju-mundur untuk fine-tuning dukungan punggung.

  • 4D Armrest yang fleksibel untuk menyesuaikan posisi tangan saat menggunakan berbagai perangkat kerja kreatif.

  • Sliding Seat untuk pengaturan kedalaman dudukan agar sesuai dengan proporsi tubuh.

  • 2D Headrest untuk dukungan leher dan kepala saat bekerja atau beristirahat.

  • Reclining empat posisi untuk variasi postur dari fokus kerja hingga relaksasi.

  • Pilihan dudukan Breathable Mesh atau High-Density Foam sesuai preferensi kenyamanan.

Mesh cocok untuk pengguna yang mengutamakan sirkulasi udara dan kenyamanan saat duduk lama, sementara foam lebih sesuai bagi yang menginginkan sensasi dudukan yang lebih empuk dan solid.

Cocok untuk: desainer dan video editor yang ingin mengatur kursi lebih detail sesuai postur serta perangkat yang digunakan.

3. PEXIO Sierra Premium Ergonomic Chair

Pexio Sierra salah satu kursi ergonomis yang nyaman untuk editing

Untuk studio kreatif, ruang kerja eksekutif, atau perusahaan yang mengutamakan fungsi sekaligus estetika workspace, PEXIO Sierra Premium Ergonomic Chair menawarkan pendekatan yang lebih premium.

Sierra menggunakan S-Shaped Ergonomic Backrest yang mengikuti kontur punggung dan dipadukan dengan Adaptive Harmonic Tilt. Mekanisme tersebut menyesuaikan resistance ketika pengguna bersandar berdasarkan berat tubuh.

Ada pula Advanced Work Mode untuk mendukung posisi lebih tegak ketika melakukan pekerjaan yang membutuhkan fokus.

Fitur lainnya meliputi:

  • 4D Armrest untuk berbagai posisi tangan.

  • Full Breathable Mesh untuk sirkulasi udara.

  • Integrated Frame Construction yang menyatukan struktur kursi secara solid sehingga lebih stabil, tahan lama, dan minim getaran saat digunakan dalam waktu lama.

  • Premium Aluminum Alloy Base sebagai kaki kursi yang kuat namun tetap ringan, memberikan kestabilan ekstra sekaligus daya tahan tinggi terhadap beban harian.

  • Mekanisme Reclining yang lebih adaptif yang menyesuaikan tekanan dan sudut sandaran secara responsif mengikuti gerakan tubuh, sehingga posisi bersandar terasa lebih natural dan tidak kaku.

Desainnya yang futuristik juga membuat Sierra relevan untuk creative studio, executive workspace, atau area kerja yang mempertimbangkan visual interior sebagai bagian dari pengalaman ruang.

Cocok untuk: perusahaan atau creative professional yang menginginkan kombinasi ergonomi, adaptive movement, dan desain premium.

Regent, Oxford, atau Sierra: Mana yang Cocok?

Pilih berdasarkan pola kerja, bukan hanya banyaknya fitur.

  1. Regent: cocok jika pengguna sering berpindah antara bekerja tegak dan bersandar serta menginginkan automatic lumbar support.

  2. Oxford: cocok untuk Anda yang memprioritaskan fleksibilitas adjustment, terutama pada lumbar support, armrest, seat depth, dan pilihan dudukan.

  3. Sierra: dapat dipertimbangkan untuk workstation premium yang membutuhkan full mesh, adaptive tilt, 4D armrest, dan desain yang lebih tegas.

Untuk kebutuhan perusahaan, pemilihan kursi juga sebaiknya mempertimbangkan variasi tinggi badan, proporsi tubuh, pola kerja, dan perangkat yang digunakan setiap tim.

Baca Juga: Fitur Wajib Kursi Kerja Ergonomis agar Duduk Lama Tetap Nyaman

Fitur Kursi yang Penting untuk Desainer dan Video Editor

Beberapa fitur berikut layak diprioritaskan ketika memilih kursi untuk sesi desain atau editing panjang.

1. Adjustable Lumbar Support

Lumbar support membantu memberikan dukungan pada area punggung bawah ketika menggunakan backrest. Fitur adjustable memungkinkan posisi dukungan disesuaikan dengan tubuh masing-masing pengguna.

2. Armrest yang Fleksibel

Desainer dan editor sering berpindah antara keyboard, mouse, stylus, atau control device. Armrest yang dapat bergerak naik-turun dan maju-mundur membantu menyesuaikan posisi lengan tanpa membuat pengguna harus terus menjangkau.

3. Adjustable Seat Depth

Seat depth yang sesuai memungkinkan pengguna duduk menggunakan backrest tanpa ujung dudukan yang terlalu menekan area belakang lutut.

4. Reclining dan Headrest

Reclining bukan hanya untuk beristirahat. Fitur ini dapat digunakan untuk melakukan variasi posisi ketika berpindah dari editing aktif ke review footage, membaca brief, atau brainstorming.

Cara Mengatur Kursi untuk Desain dan Video Editing

Mulailah dari tinggi kursi hingga kaki memperoleh tumpuan yang stabil. Atur kedalaman dudukan agar punggung tetap dapat menggunakan backrest dengan nyaman.

Setelah itu, sesuaikan lumbar support dan armrest. Ketika menggunakan keyboard, mouse, atau drawing tablet, usahakan perangkat tetap dalam jangkauan agar siku tidak terus terdorong jauh dari tubuh. Posisikan kursi cukup dekat dengan meja. Selanjutnya, sesuaikan monitor dengan posisi duduk tersebut.

OSHA (Occupational Safety and Health Administration) merekomendasikan monitor utama ditempatkan langsung di depan pengguna. Untuk beberapa monitor, layar yang paling sering digunakan sebaiknya berada di depan, sedangkan layar lainnya ditempatkan di samping dengan kebutuhan pergerakan kepala seminimal mungkin.

Lengkapi Creative Workspace secara Menyeluruh

Kursi ergonomis akan bekerja lebih optimal jika komponen workstation lainnya juga dapat disesuaikan.

Untuk layar, PEXIO Adjustable Ergonomic Monitor Arm M252LA mendukung monitor 13–32 inci hingga 10 kg dengan height adjustment 16–46 cm dan rotasi 360°. Untuk dual-monitor setup, dua unit dapat dipertimbangkan selama monitor dan meja kompatibel.

Untuk memberikan alternatif antara duduk dan berdiri, PEXIO Wesley Ergonomic Desk 120 × 60 cm memiliki adjustable height sekitar 77,5–122 cm.

Jika posisi keyboard terlalu tinggi, PEXIO Ergonomic Adjustable Keyboard Tray dapat membantu menempatkan keyboard dan mouse lebih dekat serta memberikan area desktop tambahan.

Sementara itu, footrest dapat dipertimbangkan ketika kaki belum mendapatkan tumpuan yang memadai. PEXIO menyediakan Half-Cylinder Footrest maupun Anti-Fatigue Footrest dengan pengaturan tinggi dan kemiringan.

Baca Juga: Pentingnya Meja Ergonomis dalam Mendukung Postur Tubuh dan Kenyamanan Kerja

Bangun Workspace Kreatif yang Lebih Nyaman bersama PEXIO

Creative workspace yang baik perlu bekerja sebagai satu sistem: kursi menopang tubuh, meja menentukan tinggi area kerja, monitor berada pada bidang pandang yang sesuai, dan perangkat input tetap mudah dijangkau.

Untuk perusahaan, creative agency, production house, maupun tim internal yang ingin membangun workstation bagi desainer dan video editor, jelajahi pilihan kursi ergonomis PEXIO sesuai kebutuhan pengguna dan karakter ruang kerja.

Jika membutuhkan rekomendasi produk untuk workstation individual maupun kebutuhan kantor dalam jumlah lebih besar, Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan tim PEXIO melalui WhatsApp.

Jika ingin mencoba langsung kenyamanan, adjustment, dan kecocokan kursi sebelum menentukan pilihan, Anda juga dapat mengunjungi Showroom PEXIO. Coba beberapa pilihan kursi secara langsung agar lebih mudah menemukan konfigurasi yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pengguna maupun workstation perusahaan.

Cart

No more products available for purchase

Your Cart is Empty