Saat menata workstation, footrest sering dianggap sekadar tempat meletakkan kaki. Padahal, footrest merupakan fitur bawaan kursi ataupun meja yang memiliki fungsi berbeda sesuai aktivitas pengguna.
Footrest bawaan kursi lebih umum digunakan saat bersandar untuk memberi dukungan pada tungkai dan kaki. Sebaliknya, under-desk footrest lebih relevan saat bekerja dalam posisi duduk aktif, terutama ketika kaki belum dapat menapak dengan stabil setelah tinggi kursi disesuaikan dengan meja.
Karena itu, pemilihan footrest perlu mempertimbangkan posisi kaki, kursi, meja, aktivitas kerja, dan kebutuhan aktual.
Mengapa Footrest Bawaan Kursi dan Footrest di Bawah Meja Memiliki Fungsi yang Berbeda?
Perbedaannya terletak pada kondisi penggunaan, sehingga pemilihan perlu mengikuti kebutuhan workstation.
Footrest Bawaan Kursi Lebih Sering Digunakan Saat Reclining
Footrest terintegrasi biasanya dapat ditarik atau diperpanjang ketika pengguna merebahkan sandaran kursi. Karena mengikuti kursi, support tidak membutuhkan aksesori tambahan, tetapi adjustment bergantung pada desain kursi.
Footrest di Bawah Meja Mendukung Posisi Kaki Saat Bekerja
Under-desk footrest digunakan ketika pengguna berada dalam posisi kerja normal dan membutuhkan permukaan tumpuan tambahan.
Kondisi ini dapat terjadi ketika kursi perlu dinaikkan agar posisi tangan sesuai dengan work surface, tetapi kaki tidak lagi menapak dengan nyaman di lantai.
Dalam situasi tersebut, footrest membantu menyediakan support tanpa harus menurunkan kursi hingga hubungan tangan dengan meja menjadi kurang sesuai.
Apa Itu Footrest Bawaan Kursi?
Footrest bawaan kursi merupakan foot support yang menjadi bagian dari struktur chair dan umumnya dapat ditarik, dilipat, atau diperpanjang sesuai desain.
1. Terintegrasi dengan Kursi Ergonomis
Karena menyatu dengan kursi, pengguna tidak membutuhkan aksesori tambahan di bawah meja. Footrest juga bergerak bersama chair sehingga praktis ketika pengguna berpindah posisi.
Namun, ukuran dan posisi support ditentukan oleh desain kursi, sehingga adjustment biasanya lebih terbatas.
2. Digunakan Bersama Posisi Recline
Pada sebagian ergonomic chair, footrest memberikan fungsi maksimal ketika backrest direbahkan. Lower legs memperoleh support sehingga pengguna dapat mempertahankan posisi reclining dengan lebih nyaman.
3. Cocok untuk Istirahat atau Posisi Duduk Lebih Santai
Built-in footrest lebih relevan untuk transisi bekerja, reclining, dan short break. Fungsinya berbeda dari foot support yang digunakan secara konstan selama mengetik.
Apa Itu Footrest di Bawah Meja?
Footrest di bawah meja merupakan aksesori terpisah untuk menyediakan permukaan tumpuan bagi kaki.
1. Memberikan Permukaan Tumpuan Kaki Saat Duduk
Footrest dapat digunakan ketika kaki tidak memperoleh support stabil dari lantai. Ini relevan ketika seat height harus mengikuti meja, tetapi kaki menjadi menggantung atau hanya menyentuh lantai sebagian.
2. Dapat Digunakan dengan Berbagai Kursi dan Meja
Karena tidak terintegrasi dengan chair, under-desk footrest dapat dipindahkan ke workstation lain selama tersedia ruang yang cukup. Ini berguna untuk kantor, WFH, shared workstation, maupun meja fixed.
3. Membantu Pengguna yang Kakinya Belum Mendapat Tumpuan Stabil
Jika posisi kursi sudah disesuaikan agar tangan nyaman terhadap keyboard dan bahu tetap rileks, tetapi kaki belum memperoleh support, footrest dapat menjadi solusi.
Footrest Bawaan Kursi vs Footrest di Bawah Meja: Apa Perbedaannya?
Kedua jenis footrest sama-sama memberikan tumpuan untuk kaki, tetapi dirancang untuk kebutuhan penggunaan yang berbeda. Berikut beberapa perbedaannya:
|
Aspek |
Footrest Bawaan Kursi |
Under-Desk Footrest |
|
Posisi dan Waktu Penggunaan |
Lebih relevan saat reclining atau beristirahat |
Lebih relevan saat duduk tegak dan bekerja aktif |
|
Fleksibilitas Adjustment |
Mengikuti range adjustment yang tersedia pada desain kursi |
Sebagian produk memiliki adjustable height, tilt, rocking movement, atau permukaan fixed |
|
Kompatibilitas dengan Workstation |
Tidak membutuhkan aksesori tambahan di bawah meja, tetapi membutuhkan clearance saat diperpanjang |
Membutuhkan legroom yang cukup di bawah meja |
|
Portabilitas |
Selalu mengikuti kursi |
Dapat dipindahkan antar-workstation |
|
Fungsi untuk Kerja Aktif |
Kurang relevan sebagai tumpuan utama saat mengetik |
Lebih relevan untuk memberikan support saat bekerja |
|
Fungsi untuk Reclining |
Lebih relevan karena support mengikuti kursi saat direbahkan |
Dapat tetap digunakan, tetapi fungsi utamanya lebih sesuai untuk posisi kerja aktif |
Mana yang Lebih Cocok Berdasarkan Kebutuhan Anda?
Pilih footrest berdasarkan posisi kerja, karakter workstation, dan kebutuhan pengguna.
1. Untuk Bekerja dalam Posisi Duduk Tegak
Under-desk footrest lebih relevan jika pengguna membutuhkan foot support selama bekerja, terutama ketika seat height sudah disesuaikan dengan desk, tetapi kaki belum dapat menapak dengan nyaman.
2. Untuk Pengguna dengan Kaki yang Sulit Menapak Stabil
Prioritaskan under-desk footrest ketika kaki belum memperoleh support setelah kursi diatur sesuai work surface. Menurunkan kursi hanya agar kaki mencapai lantai dapat mengubah hubungan tubuh dengan meja dan perangkat kerja.
3. Untuk Pengguna yang Sering Recline
Built-in chair footrest dapat memberikan convenience karena support langsung tersedia ketika kursi direbahkan.
4. Untuk Workstation yang Digunakan Banyak Orang
Under-desk footrest adjustable lebih fleksibel untuk pengguna dengan tinggi dan panjang kaki yang berbeda.
5. Untuk Setup Kerja yang Membutuhkan Fleksibilitas
Jika pengguna berganti antara kerja tegak dan reclining, under-desk footrest dapat mendukung active working, sedangkan built-in footrest mendukung reclining atau break.
Baca juga: Mengatur tinggi kursi kantor
Fitur yang Perlu Diperiksa pada Footrest di Bawah Meja
Saat memilih under-desk footrest, perhatikan beberapa fitur berikut ini:
-
Adjustable height untuk menyesuaikan tumpuan kaki tanpa mengubah tinggi kursi.
-
Adjustable tilt untuk mengatur sudut pijakan sesuai posisi yang nyaman.
-
Luas permukaan tumpuan agar kedua kaki dapat bertumpu dan bergerak kecil dengan leluasa.
-
Stabilitas dan anti-slip agar footrest tidak mudah bergeser saat digunakan.
-
Fleksibilitas posisi kaki melalui fitur tilt atau rocking movement, tanpa menganggapnya sebagai manfaat kesehatan otomatis.
Apakah Menggunakan Footrest Berarti Tinggi Kursi Tidak Perlu Diatur?
Tidak. Footrest merupakan bagian dari workstation adjustment, bukan pengganti chair adjustment.
Atur Kursi Berdasarkan Posisi Kerja Terlebih Dahulu
Prioritaskan hubungan antara kursi dengan work surface, keyboard, mouse, monitor, dan upper body Anda. Ketinggian kursi perlu memungkinkan bahu tetap rileks dan tangan berada pada posisi nyaman terhadap work surface.
Gunakan Footrest Jika Kaki Belum Mendapat Tumpuan yang Stabil
Setelah seat height disesuaikan, evaluasi posisi kaki. Jika kaki dapat menapak rata dengan nyaman, footrest mungkin tidak diperlukan. Jika kaki menggantung atau hanya sebagian mencapai lantai, pertimbangkan footrest sebagai support tambahan.
Periksa Kembali Posisi Lutut, Pinggul, dan Meja
Perhatikan support pada paha, tekanan di belakang lutut, tumpuan kaki, serta checklist ergonomi workstation.
PEXIO Anti-Fatigue Footrest untuk Mendukung Posisi Kaki Saat Bekerja

PEXIO Anti-Fatigue Footrest dirancang sebagai under-desk ergonomic foot support untuk melengkapi active workstation. Footrest ini membantu memberikan tumpuan pada kaki, memungkinkan pengguna menyesuaikan posisi, dan mendukung kenyamanan selama duduk.
Dengan adjustable height, posisi footrest dapat disesuaikan dengan seat height dan tinggi meja. Fitur ini berguna ketika kursi perlu dinaikkan agar posisi tangan terhadap meja tetap sesuai, tetapi kaki belum memperoleh tumpuan yang stabil. Produk ini memiliki dimensi sekitar 46 × 35 × 16 cm.
Footrest ini juga dilengkapi dengan adjustable tilting platform yang memungkinkan pengguna mengubah sudut permukaan sesuai posisi kaki. Selain itu, terdapat textured massage surface, foot massage roller, dan integrated leg support yang dapat memberikan variasi posisi serta kenyamanan selama duduk.
Sebagai bagian dari workstation, footrest sebaiknya digunakan bersama kursi dan meja yang sesuai, serta penempatan monitor, keyboard, dan mouse yang tepat. Fungsinya adalah memberikan tambahan tumpuan ketika kaki belum dapat bertumpu dengan stabil di lantai, bukan menggantikan penyesuaian keseluruhan workstation.
Baca juga: Aksesoris ergonomis untuk workstation
Lengkapi Workstation Anda dengan PEXIO Anti-Fatigue Footrest
Built-in chair footrest lebih sesuai untuk reclining atau bersantai, sedangkan under-desk footrest lebih relevan untuk kerja aktif, terutama ketika kaki belum memperoleh tumpuan stabil setelah kursi disesuaikan dengan tinggi meja.
PEXIO Anti-Fatigue Footrest menawarkan height dan tilt adjustment untuk membantu menyesuaikan posisi kaki. Konsultasikan kebutuhan workstation Anda dengan PEXIO sebagai penyedia solusi workspace ergonomis.
Anda juga dapat mengunjungi showroom PEXIO untuk melihat dan mencoba langsung berbagai pilihan produk ergonomis. Tim PEXIO dapat membantu memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan workstation dan aktivitas kerja Anda, sehingga pemilihan footrest dapat disesuaikan dengan setup yang digunakan.
