Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Kami menyarankan untuk beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

4 Perbedaan Arsitek dan Desain Interior yang Wajib Diketahui

Ada kerja keras banyak orang di balik sebuah bangunan yang indah. Hasil menakjubkan tersebut merupakan hasil pemikiran arsitek dan desain interior. Profesi kedua ini saling bekerja sama untuk merancang bangunan serta ruangan yang fungsional sekaligus menarik untuk dipandang.

Perbedaan Arsitek dan Desain Interior

Apa Perbedaan Arsitek dan Desain Interior Arsitek dan desainer interior memiliki profil kerja yang mirip. Tak jarang, orang-orang sering kesulitan membedakan keduanya. Untuk itu, sebelum membangun atau merenovasi rumah Anda, simak ulasan mengenai perbedaan arsitek dan desain interior berikut ini.

1. Perbedaan Tanggung Jawab

Salah satu perbedaan arsitek dan desain interior yang signifikan terletak pada tanggung jawab tanggung jawab. Seorang arsitek bertanggung jawab untuk urusan-urusan teknis, seperti merancang rangka bangunan, menghitung kebutuhan material, membentuk bangunan agar enak dilihat. dan lain sebagainya. Sedangkan tugas seorang desainer interior biasanya lebih fokus ke dalam ruangan. Mulai dari memilih konsep ruangan yang sesuai, memilih dekorasi yang akan digunakan, hingga menentukan tata letak furnitur agar tetap indah serta fungsional. Baca juga: Bagaimana Tata Letak Meja Kantor yang Tepat dan Bikin Betah?

2. Fokus Pekerjaan

Perbedaan arsitek dan desain interior juga terletak pada fokus pekerjaannya. Seorang arsitek fokus pada pekerjaan rancang bangun sehingga bangunan bisa berdiri kokoh sekaligus indah dari luar. Mereka juga harus mempertimbangkan aspek teknis seperti bentuk bangunan, material, iklim, pencahayaan, ventilasi, lantai, dan sebagainya. Sedangkan seorang desainer interior akan lebih memperhatikan unsur psikologi manusia dan aspek emosional ruang. Merekalah yang akan memilih furniture , warna cat, dan tata letak agar sesuai dengan konsep desain yang Anda inginkan. Misalnya, ketika membangun sebuah rumah sakit, arsitek bertanggung jawab untuk membuat bangunan agar mudah diakses oleh pasien berbagai gejala, memiliki jalur untuk darurat darurat, tahan kebakaran, dan sebagainya. Sedangkan seorang desainer interior, mereka akan bertanggung jawab untuk menciptakan ruangan dengan nuansa menenangkan yang dapat mempengaruhi psikologi pasien dan mempercepat penyembuhan, seperti warna yang menyejukkan, pengaturan cahaya di dalam ruangan, pergerakan, jendela yang cukup, pemandangan yang indah, dan lain sebagainya. Baca juga: 10 Warna Cat Ruang Tamu Agar Terlihat Luas

3. Kapan Keduanya Harus Dipanggil?

Dari penjelasan mengenai perbedaan arsitek dan desain interior di atas, Anda sudah bisa menalar kapan waktu yang tepat untuk memanggil jasa arsitek, desain interior, atau keduanya. Pada dasarnya, hal tergantung kebutuhan. Jika Anda memerlukan perbaikan atau sedang membangun sebuah bangunan, maka jasa arsitek lebih relevan untuk digunakan. Namun, jika ingin mengubah tatanan interior ruangan di rumah, maka desainer interior adalah orang yang Anda cari. Bagaimana jika Anda ingin membangun ruangan sekaligus membuat dekorasi baru di dalamnya, apakah perlu memanggil jasa dua profesi tersebut? Sebenarnya tidak selalu, karena terdapat beberapa arsitek yang juga bisa melakukan desain interior dengan baik. Oleh karena itu, tanyakan terlebih dahulu arsitek kepada Anda apakah ia bisa melakukan keduanya atau tidak.

4. Tarif

Tarif arsitek dan desainer interior biasanya menyesuaikan skala dan kesulitan proyek. Selain itu, reputasi pun terkadang juga bisa mempengaruhi tarif. Beberapa profesional biasa menarik biaya dengan sejumlah persentase dari proyek Anda, namun ada juga yang menerapkan tarif tetap untuk layanan yang diberikan. Negosiasikan dulu soal tarif dengan orang yang Anda panggil. Sebab, baik arsitek maupun desainer interior, umumnya menerapkan tarif yang dinamis.

Mengapa Anda Perlu Menyewa Jasa Arsitek atau Desain Interior?

Mengapa Perlu Menyewa Jasa Arsitek atau Desain Interior Mengapa Anda perlu menyewa jasa arsitek atau desainer interior profesional? Keraguan seperti ini sering menjadi alasan mengapa orang-orang memilih untuk tidak menggunakan jasa profesional. Padahal, menggunakan jasa keduanya bisa memberikan Anda beberapa keuntungan seperti berikut ini.

1. Pembangunan Terencana dengan Baik

Arsitek dan desainer interior memiliki pengetahuan yang matang dalam menyelesaikan sebuah proyek. Oleh karena itu, mereka mampu membuat perencanaan dengan baik sehingga bangunan Anda bisa selesai sesuai keinginan. Mulailah berdiskusi dengan arsitek atau desainer interior mengenai desain yang Anda inginkan. Dari situ nantinya mereka akan mengolah data dan membuat rancangan yang sesuai dengan keinginan Anda. Selain itu, menggunakan jasa profesional juga akan membuat Anda terhindar dari over budget . Meski harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk menggunakan jasa mereka, namun pengeluaran Anda akan lebih terukur jika menggunakan jasa profesional. 2. Simpel dan Efisien Dalam menciptakan sebuah bangunan yang sesuai rencana, tentu Anda memerlukan sumber daya manusia, bahan-bahan, alat-alat, serta material yang mumpuni. Dengan menggunakan jasa arsitek dan desainer interior, Anda tidak perlu bingung lagi untuk memenuhi kebutuhan tersebut karena mereka sudah memiliki jaringan kerja dengan kontraktor, supplier barang, vendor , maupun tukang yang dapat membantu memudahkan dalam proses pembangunan.

3. Hasil Jadi Lebih Memuaskan

Dengan jam terbang tinggi dan kemampuan yang mumpuni, seorang arsitek dan desainer interior memiliki kemampuan untuk membuat setiap sudut bangunan dan ruangan Anda lebih sedap dipandang. Ini karena mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang pemilihan material dan konsep desain yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, selera estetika mereka juga sudah teruji dan sesuai dengan aturan-aturan baku yang ada. Baca juga: 11 Contoh Desain Rumah Mezzanine yang Hemat Ruang

4. Profesional

Melakukan pembangunan atau rencana tentu memiliki risiko tinggi, terutama soal biaya dan penundaan. Untuk menghindarinya, Anda bisa menggunakan jasa arsitek maupun desainer interior. Ketika melakukan negosiasi, Anda bisa membuat kontrak yang jelas mengenai apa yang diinginkan, jangka waktu proyek, nominal yang harus dibayar, dan berbagai ketentuan lainnya sehingga proses pembangunan lebih terarah

5. Harga Jual Bangunan Tinggi

Jika Anda adalah seorang investor properti, menggunakan jasa arsitek dan desainer interior profesional adalah suatu kewajiban. Mengapa demikian? Kombinasi reputasi, nilai estetika, dan keamanan bangunan yang dirancang adalah salah satu nilai jual yang akan membuat properti Anda layak untuk dijual dengan harga tinggi. Jadi, tidak ada ruginya membayar lebih untuk menyewa jasa profesional karena proses kreatif yang mereka lakukan bisa menjadi nilai jual tersendiri.

Tugas Arsitek

Tugas Arsitek Berbagai hal yang berhubungan dengan perancangan dan perencanaan terkait fungsi, bentuk, keamanan dan kebutuhan dari sebuah bangunan menjadi tanggung jawab arsitek. Sebuah bangunan tentu harus memperhatikan beragam faktor di atas. Aristek lah yang memegang peranan penting untuk dapat menciptakan rencana terbaik agar bangunan atau rumah bisa berdiri sempurna.

Tugas Desain Interior

Tugas Desain Interior Setelah bangunan berdiri, maka proses perancangan bagian dalam untuk segi kenyamanan, estetika, serta fungsional akan menjadi tugas desain interior. Mulai dari pemilihan lantai yang digunakan, warna dinding, furniture, hingga hiasan dalam ruangan menjadi tanggung jawab desain interior. Setelah mengetahui perbedaan arsitek dan desain interior, Anda dapat dengan mudah menentukan jasa yang dibutuhkan. Jika kini Anda ingin merombak ruangan, jangan lupa untuk melengkapinya dengan furnitur ergonomis dari PEXIO. Furnitur ergonomis dari PEXIO memberikan kenyamanan ekstra yang akan melindungi Anda dari risiko cedera seperti nyeri punggung bawah . Selain itu, desainnya juga elegan sehingga akan meningkatkan nilai estetika ruangan rumah Anda. Seluruh furnitur dari PEXIO bisa Anda dapatkan di sini ! Spanduk Kursi Ergonomis PEXIO

Keranjang

Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda kosong