Orang bertubuh pendek sering merasa kurang nyaman saat menggunakan kursi kantor standar karena dudukan terlalu tinggi atau terlalu dalam. Kursi yang disebut ergonomis juga belum tentu otomatis cocok karena proporsi kaki, paha, torso, serta rentang adjustment setiap orang berbeda.
Kondisi tersebut membuat pemilihan kursi perlu disesuaikan dengan bentuk tubuh, bukan hanya berdasarkan jumlah fitur yang tersedia. Agar tidak salah pilih, mari simak artikel di bawah ini.
Mengapa Kursi Standar Sering Tidak Cocok untuk Orang Bertubuh Pendek?
Berikut ini adalah beberapa alasan kursi standar sering kali tidak cocok untuk orang bertubuh pendek:
1. Kaki Tidak Dapat Menapak di Lantai
Minimum seat height menentukan seberapa rendah dudukan dapat diatur agar telapak kaki mendapatkan tumpuan yang stabil. Jika kursi harus dinaikkan mengikuti tinggi meja, footrest dapat membantu menopang kaki agar tetap nyaman.
Footrest hanya membantu memberikan tumpuan pada kaki saat duduk. Solusi ini tidak memperbaiki seat depth, posisi lumbar support, atau dimensi kursi lain yang kurang sesuai.
2. Dudukan Terlalu Dalam
Seat depth yang terlalu panjang dapat membuat pengguna sulit bersandar penuh ke backrest. Posisi ini juga dapat membuat bagian depan dudukan terlalu dekat dengan belakang lutut.
Adjustable seat depth membantu menyesuaikan panjang dudukan dengan paha pengguna. Pengaturan tersebut membuat punggung dapat bersandar dengan baik tanpa memberi tekanan berlebih pada area belakang lutut.
3. Lumbar Support Berada Terlalu Tinggi
Lumbar support perlu berada di area punggung bawah agar dapat memberikan dukungan yang sesuai. Posisi yang terlalu tinggi dapat membuat titik penyangga tidak mengikuti bentuk tubuh pengguna.
Proporsi torso setiap orang berbeda, sehingga keberadaan lumbar support saja belum cukup. Kemampuan mengatur posisinya menjadi lebih penting agar dukungan dapat ditempatkan sesuai kebutuhan tubuh.
4. Armrest Membuat Bahu Terangkat
Armrest yang terlalu tinggi dapat membuat bahu terangkat saat lengan diletakkan di atasnya. Jarak armrest yang terlalu lebar juga dapat membuat posisi tangan terasa kurang natural.
Adjustable armrest membantu mengatur tinggi dan posisi sandaran tangan sesuai tubuh pengguna. Pengaturan yang tepat membuat bahu lebih rileks saat mengetik atau menggunakan mouse.
5. Headrest Tidak Menjangkau Leher
Pengguna dengan torso lebih pendek sering kali mengalami headrest berada terlalu tinggi sehingga tidak memberikan dukungan pada area leher. Kondisi ini membuat fitur headrest kurang maksimal meskipun kursinya memiliki desain high-back.
Untuk itu, adanya headrest yang adjustable memungkinkan posisi sandaran kepala dinaikkan atau diturunkan sesuai dengan tinggi kepala pengguna. Fitur ini semakin relevan bagi pengguna bertubuh pendek yang membutuhkan dukungan saat bersandar.
Baca Juga: Rekomendasi Kursi Kerja Minimalis untuk Ruang Sempit: Solusi Ergonomis Tanpa Mengorbankan Kenyamanan
Orang Bertubuh Pendek dan Berkaki Pendek Tidak Selalu Sama
Tinggi badan yang sama tidak berarti kebutuhan kursinya juga sama. Panjang kaki, paha, torso, serta lebar tubuh dapat menentukan dimensi dan fitur kursi yang perlu diprioritaskan. Berikut ini adalah penjelasannya:
1. Hal yang Harus Diprioritaskan Pengguna dengan Kaki Pendek
Pengguna dengan kaki pendek perlu memperhatikan minimum seat height agar telapak kaki dapat menapak dengan stabil. Tinggi dudukan yang terlalu tinggi dapat membuat kaki menggantung dan mengurangi tumpuan saat duduk.
Jika meja mengharuskan kursi berada pada posisi lebih tinggi, footrest dapat digunakan sebagai pendukung. Pastikan kursi tetap memiliki ukuran lain yang sesuai agar posisi duduk tidak hanya bergantung pada footrest.
2. Hal yang Harus Diprioritaskan Pengguna dengan Paha Pendek
Panjang paha berhubungan langsung dengan kebutuhan seat depth. Dudukan yang terlalu panjang dapat membuat bagian belakang lutut tertekan saat pengguna mencoba bersandar.
Adjustable seat depth memberi ruang untuk menyesuaikan panjang dudukan dengan paha. Pengaturan ini membantu pengguna mendapatkan posisi bersandar yang lebih nyaman tanpa membuat kaki kehilangan tumpuan.
3. Hal yang Harus Diprioritaskan Pengguna dengan Torso Pendek
Torso pendek membutuhkan lumbar support yang dapat diposisikan sesuai dengan area punggung bawah. Ukuran backrest serta adjustable headrest juga perlu diperhatikan agar titik penyangga mengikuti posisi tubuh.
Fitur yang dapat diatur membuat kursi lebih mudah disesuaikan dengan tinggi tubuh pengguna. Posisi sandaran kepala dan punggung yang tepat dapat membantu menciptakan posisi duduk yang lebih natural.
4. Hal yang Harus Diprioritaskan Pengguna Pendek dengan Bentuk Tubuh Lebih Besar
Tubuh pendek tidak selalu berarti tubuh kecil, sehingga seat width perlu menjadi pertimbangan. Jarak antar-armrest dan ruang duduk juga perlu cukup agar tubuh tidak terasa sempit saat digunakan.
Kapasitas beban menjadi faktor lain yang perlu diperiksa sebelum membeli kursi. Pilih ukuran dudukan yang memberi ruang gerak yang cukup tanpa mengabaikan kebutuhan adjustment berdasarkan tinggi tubuh.
Cara Mengukur Tubuh Sebelum Membeli Kursi Ergonomis
Adapun cara mengukur tubuh sebelum membeli kursi, antara lain:
-
Ukur tinggi dari lantai hingga bagian belakang lutut.
-
Ukur panjang dari bokong hingga belakang lutut.
-
Ukur lebar pinggul saat duduk.
-
Ukur tinggi siku saat duduk.
-
Ukur tinggi dari dudukan hingga area kepala.
-
Catat tinggi meja yang biasa digunakan.
Fitur yang Wajib Diprioritaskan pada Kursi untuk Orang Pendek
Fitur ergonomis sebaiknya dipilih berdasarkan masalah yang ingin diselesaikan. Semakin sesuai rentang adjustment dengan proporsi tubuh, semakin mudah kursi disesuaikan untuk mendapatkan posisi duduk yang nyaman.
1. Adjustable Seat Height dan Seat Depth
Adjustable seat height membantu menyesuaikan posisi dudukan agar kaki dapat memperoleh tumpuan yang baik. Fitur ini juga memungkinkan kursi disesuaikan dengan ketinggian meja kerja.
Adjustable seat depth membantu menyesuaikan panjang dudukan dengan paha pengguna. Pengaturan yang tepat membuat pengguna dapat bersandar tanpa bagian depan kursi terlalu menekan belakang lutut.
2. Adjustable Lumbar Support
Adjustable lumbar support membantu memindahkan titik penyangga sesuai posisi punggung bawah pengguna. Fitur ini penting karena letak punggung bawah dapat berbeda berdasarkan proporsi torso.
Pengguna bertubuh pendek tidak cukup hanya mencari kursi dengan lumbar support. Pastikan posisi lumbar dapat dijangkau dan diatur agar dukungannya benar-benar berada di area yang dibutuhkan.
3. Adjustable Armrest dan Headrest
Adjustable armrest membantu menyesuaikan posisi sandaran tangan agar bahu tetap rileks. Rentang pengaturan yang lebih fleksibel juga memudahkan pengguna mendapatkan posisi tangan yang natural saat bekerja.
Adjustable headrest membantu menyesuaikan dukungan dengan tinggi kepala dan leher. Fitur ini membuat sandaran kepala lebih mudah digunakan oleh pengguna dengan torso yang relatif pendek.
Baca Juga: Kursi Kantor Biasa vs Kursi Ergonomis: Perbandingan Fitur, Kenyamanan, dan Manfaatnya
3 Rekomendasi Kursi Ergonomis untuk Orang Bertubuh Pendek
Setelah mengetahui ukuran tubuh dan fitur yang perlu diperhatikan, pilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Berikut tiga kursi PEXIO yang dapat dipertimbangkan berdasarkan rentang tinggi dan kelengkapan adjustment yang tersedia.
1. PEXIO Hervey Ergonomic Meeting Chair
PEXIO Hervey Ergonomic dapat dipertimbangkan oleh pengguna bertubuh pendek yang membutuhkan kursi dengan fungsi ergonomis esensial untuk kerja maupun meeting. PEXIO merekomendasikan Hervey untuk pengguna dengan tinggi mulai dari 140 cm, sehingga rentangnya cukup relevan bagi pengguna bertubuh pendek.
Hervey memiliki Lumbar Support 1D untuk membantu menyesuaikan penyangga punggung bawah. Fitur Swing Armrest memberi ruang gerak lebih bebas dan desainnya yang ramping cocok untuk ruang kerja compact, termasuk WFH atau ruang meeting.

2. LiberNovo Omni SE Dynamic Ergonomic Chair
LiberNovo Omni SE merupakan kursi ergonomis dinamis yang dilengkapi penyesuaian lumbar manual. Kursi ini memiliki 5 posisi berbaring untuk menunjang kenyamanan saat bekerja, belajar, bersantai, atau beristirahat sepanjang hari.
Omni SE dilengkapi Sandaran Punggung Bionic FlexFit, sandaran kepala dan lengan dinamis, penyelarasan layar dinamis, serta bantalan dengan beberapa tingkat kepadatan. Berbagai fitur tersebut membantu memberikan dukungan ergonomis yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna serta menjaga kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama.

3. PEXIO Milson Ergonomic Chair
PEXIO Milson dapat dipertimbangkan bagi pengguna bertubuh pendek yang masih berada dalam rentang tinggi rekomendasinya, yaitu 160–180 cm. Produk ini mengutamakan kenyamanan dudukan melalui Ultra-Soft Seat dan teknologi Shock-Absorption.
Milson memiliki adjustable Headrest 1D, Armrest 4D, Lumbar Support 1D, serta Sliding Seat. Kombinasi tersebut membantu pengguna mempersonalisasi posisi kepala, tangan, punggung bawah, dan kedalaman dudukan agar lebih sesuai dengan tubuh.

Cara Mengatur Kursi Ergonomis agar Lebih Nyaman untuk Tubuh Pendek
Cara mengatur kursi ergonomis yang nyaman, di antaranya::
-
Atur seat height hingga telapak kaki mendapatkan tumpuan stabil.
-
Sesuaikan seat depth agar punggung dapat bersandar tanpa menekan belakang lutut.
-
Atur lumbar support tepat pada area punggung bawah.
-
Sesuaikan armrest hingga bahu tetap rileks.
-
Atur headrest agar menopang kepala dan leher dengan tepat.
-
Gunakan footrest jika posisi kursi harus dinaikkan mengikuti ketinggian meja.
FAQ tentang Kursi Ergonomis untuk Orang Pendek
Beberapa pertanyaan berikut dapat membantu memastikan pilihan kursi lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh.
1. Berapa Tinggi Kursi Kantor yang Cocok untuk Orang Pendek?
Tidak ada satu angka universal yang cocok untuk semua orang bertubuh pendek. Tinggi dudukan perlu disesuaikan dengan panjang tungkai, posisi kaki saat duduk, serta ketinggian meja yang digunakan.
2. Apakah Orang Pendek Membutuhkan Footrest?
Footrest dapat membantu memberikan tumpuan jika kaki tidak dapat menapak saat posisi kursi sudah disesuaikan dengan meja. Namun, footrest tidak memperbaiki seat depth, posisi lumbar support, atau dimensi kursi lain yang tidak sesuai.
3. Apakah Kursi dengan Banyak Fitur Otomatis Lebih Cocok untuk Orang Pendek?
Jumlah fitur bukan faktor utama dalam memilih kursi untuk tubuh pendek. Yang lebih penting adalah rentang adjustment setiap fitur mampu menjangkau dan menyesuaikan proporsi tubuh pengguna.
4. Apakah Kursi High-Back Cocok untuk Orang Bertubuh Pendek?
Kursi high-back tetap dapat digunakan selama ukuran sandaran dan posisi headrest dapat disesuaikan dengan tubuh. Adjustable headrest menjadi nilai tambah agar dukungan kepala dan leher tidak berada terlalu tinggi.
5. Apakah Kursi Ergonomis Perlu Dicoba Sebelum Dibeli?
Mencoba kursi dapat membantu pengguna mengetahui apakah posisi dudukan, sandaran, dan armrest terasa sesuai dengan tubuh. Jika tidak dapat mencoba langsung, periksa dimensi produk serta rentang adjustment yang tersedia sebelum membeli.
Pilih Kursi Ergonomis yang Sesuai dengan Proporsi Tubuh
Kursi ergonomis untuk orang bertubuh pendek sebaiknya dipilih berdasarkan proporsi kaki, paha, torso, dan lebar tubuh. Perhatikan rentang adjustment, bukan sekadar banyaknya fitur, agar kursi benar-benar dapat disesuaikan dengan posisi duduk yang dibutuhkan.
PEXIO menyediakan berbagai pilihan kursi ergonomis dengan karakteristik dan rentang pengguna yang berbeda. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim PEXIO untuk mendapatkan rekomendasi kursi ergonomis yang sesuai dengan tinggi dan proporsi tubuh, sehingga aktivitas bekerja maupun meeting terasa lebih nyaman setiap hari.
Temukan kenyamanan kursi ergonomis PEXIO secara langsung. Kunjungi showroom PEXIO. Hubungi tim konsultasi Pexio sekarang.
