Situs ini memiliki dukungan terbatas untuk browser Anda. Kami menyarankan untuk beralih ke Edge, Chrome, Safari, atau Firefox.

7 Desain Interior Aula Pertemuan Keren yang Bisa Anda Tiru

Desain interior aula pertemuan perlu Anda terapkan secara tepat agar memberikan dampak baik bagi siapa pun yang beraktivitas. Sebagai salah satu ruangan yang cukup besar, aula pertemuan biasanya digunakan untuk aktivitas seperti upacara, rapat, dan berbagai bentuk pertemuan lainnya. Dalam mendesain aula pertemuan memerlukan ketelitian dan presisi. Hal ini supaya memberikan kenyamanan dalam setiap aktivitas atau kegiatan yang terlaksana. Desain interior dalam sebuah aula pertemuan sendiri merupakan bagian penting pada sebuah kantor atau perusahaan.

7 Desain Interior Aula Pertemuan

Rekomendasi Desain Interior Aula Pertemuan Desain interior aula pertemuan dapat Anda sesuaikan dengan konsep perusahaan. Baik itu desain yang mewah, minimalis, modern, maupun desain interior ala luar negeri. Berikut rekomendasi desain interior aula pertemuan yang dapat Anda terapkan.

1. Desain Aula Pertemuan Mewah dan Elegan

Desain Aula Pertemuan Mewah dan Elegan Apabila ingin mengusung konsep mewah, maka bisa menerapkan desain aula yang menempatkan pencahayaan di sekeliling ruangan. Bisa juga dengan menerapkan ornamen tertentu di bagian atap tengah ruangan, hingga memberikan partisi yang memberikan kesan elegan dan mewah. Kombinasi warna yang menghadirkan kesan aula pertemuan yang mewah dan elegan biasanya warna gold dan putih. Namun, untuk pemilihan warna ini dapat disesuaikan kembali dengan konsep perusahaan. Baca juga: Macam dan Elemen Gambar Dekoratif untuk Interior Ruangan

2. Desain Aula Pertemuan Modern

Desain Aula Pertemuan Modern Gaya aula pertemuan modern biasanya menggabungkan konsep industrial dan modern khas abad ini. Desain interior modern sendiri mengacu pada gaya populer sejak awal sampai pertengahan abad ke-20. Ruangan aula dengan desain interior modern terlihat seolah-olah lebih simpel, bersih, stylish, dan fungsional. Dalam menerapkan desain ruangan seperti ini, tentu perlu memperhatikan pemilihan furnitur. Anda dapat menggunakan furnitur ergonomis yang sesuai dengan gaya masa kini.

3. Desain Aula Pertemuan Minimalis

Desain Aula Pertemuan Minimalis Aula pertemuan yang memiliki ruang terbatas dapat menerapkan desain interior aula pertemuan minimalis. Meskipun ruangan yang tersedia itu terbatas, namun acara yang terselenggara di dalamnya berjalan dengan baik. Partisipan atau tamu undangan tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Ruangan aula pertemuan ini dapat Anda lakukan penataan dengan konsep kelas. Hal ini agar partisipan dapat fokus ke depan. Berikan jarak kursi yang pas agar partisipan dapat saling berinteraksi dengan baik dan tidak saling terganggu. Baca juga: Apa Itu Interior Kantor? Fungsi, Elemen dan Jenis-Jenisnya

4. Desain Aula Pertemuan Formal

Desain Aula Pertemuan Formal Untuk menerapkan desain aula pertemuan yang formal, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan furnitur . Anda dapat menggunakan meja dan kursi ergonomis seperti kursi Oslo yang memiliki pijakan kaki ekstra mantap . Fitur kursi tersebut memberikan kesan formal yang sesuai dengan konsep perusahaan. Penataan tempat duduk juga perlu Anda perhatikan, karena akan mempengaruhi kenyamanan partisipan. Pastikan penataan tersebut dapat membuat partisipan dapat fokus ke depan dengan baik.

5. Desain Aula Klasik dan Elegan

Desain Aula Klasik dan Elegan Desain interior klasik masih diminati oleh banyak perusahaan yang mengusung konsep klasik dan elegan. Dalam menghadirkan konsep klasik, Anda dapat memberikan pencahayaan yang baik dan penataan tempat duduk yang sangat rapi. Penataan seperti ini memungkinkan peserta merasa lebih nyaman. Baca juga: 11 Jenis Kursi Kantor dan Fungsinya

6. Desain Aula Semi Modern

Desain Aula Semi Modern Ruangan aula semi modern mengusung desain tema klasik dan modern sekaligus. Penataan tempat duduk ruangan sebaiknya menempatkan konsep ruang kelas atau teater. Jadi, peserta yang hadir dapat fokus ke bagian depan. Dalam menghadirkan konsep semi modern, Anda dapat melengkapi peralatan presentasi selengkap mungkin. Hal ini karena desain aula modern biasanya digunakan untuk pertemuan kegiatan formal.

7. Desain Aula ala Jepang

Desain Aula ala Jepang Mengadopsi desain aula pertemuan ala Jepang dapat dikatakan sebagai salah satu inspirasi yang cukup unik. Ruangan ini memiliki gaya khas tradisional Jepang. Pada bagian dasar ruangan, Anda dapat mengaplikasikan lantai dari material kayu. Begitu juga dengan penerapan partisi geser yang mencerminkan kekhasan Jepang. Untuk pemilihan kursi sebaiknya pilih yang memiliki kaki rendah. Tata rapi kursi tersebut dengan saling menghadap. Lalu, seimbangkan juga dengan bagian meja. Penataan seperti ini memungkinkan partisipan dapat saling berinteraksi tanpa saling mengganggu.

4 Elemen Penting dalam Desain Aula Pertemuan

Elemen Penting dalam Desain Aula Pertemuan Dalam menerapkan desain interior aula pertemuan, terdapat beberapa elemen yang harus Anda perhatikan. Berikut elemen-elemen penting tersebut.

1. Lantai

Lantai merupakan batas bagian bawah untuk interior sebuah ruangan. Lantai yang terbentang secara horizontal ini dapat Anda berikan perawatan dengan memerhatikan jenis material, perbedaan ketinggian lantai, hingga pengaplikasian bentuk. Penentuan bentuk, warna, bahan, serta pola lantai yang tepat dapat merujuk pada fungsi dan kesan yang ingin ditampilkan. Elemen fungsi lantai yang perlu Anda perhatikan meliputi ketahanan terhadap api, peredam suara, dan keamanan. Baca juga: 10 Perbedaan Keramik dan Granit yang Wajib Anda Pahami

2. Plafon atau Langit-Langit

Langit-langit merupakan pembatas yang terbentang secara horizontal pada bagian atas interior. Peranan langit-langit yang menarik dapat menghasilkan efek yang lebih baik. Bagian langit-langit ini dapat Anda modifikasi mulai dari penggunaan jenis material hingga beragam bentuk.

3. Dinding

Dinding termasuk bidang paling dominan dalam sebuah ruangan. Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan desain interior yang memberikan kenyamanan. Untuk memaksimalkan fungsinya, dinding ini dapat Anda aplikasikan dengan berbagai jenis material finishing, pencahayaan, dan pembentukan material. Terdapat hal penting yang perlu Anda perhatikan, yaitu memecahkan lapisan dinding yang tepat sesuai dengan aspek keindahan, keawetan, fungsi akustik, kebersihan, dan keamanan. Pastikan juga bahwa wall finish yang digunakan tidak menimbulkan alergi atau racun.

4. Elemen penerangan

Desain interior aula pertemuan memerlukan pencahayaan yang intensitasnya cukup. Bisa dengan menerapkan pencahayaan yang terang pada sebagian tempat atau memberikan pilihan pengontrol untuk meredupkannya. Suasana yang akan terbentuk dari pencahayaan yang demikian akan terlihat lebih nyaman. Demikian beberapa desain interior aula pertemuan keren yang dapat Anda tiru. Dalam menerapkan desain interior tersebut, furniture memiliki peranan yang cukup penting. Penggunaan meja dan kursi ergonomis perlu Anda terapkan untuk memberikan kesan nyaman. Contoh furniture ergonomis seperti kursi Regent dari PEXIO dapat memberikan kesan nyaman saat melakukan pertemuan. Kursi yang dapat digeser ini memungkinkan peserta merasakan sebuah kebebasan dan kenyamanan. PEXIO merupakan perusahaan penyedia furniture ergonomis yang menyediakan berbagai tipe meja dan kursi. Untuk memilih furnitur yang cocok dengan konsep desain interior aula pertemuan, Anda dapat berkonsultasi dengan menghubungi tim PEXIO sekarang juga! Kursi Ergonomis PEXIO

Keranjang

Tidak ada lagi produk yang tersedia untuk dibeli

Keranjang Anda kosong